Studi banding di TK Al HikmahSeluruh guru dan kepala sekolah PG-TK Islam Al Kalam, bersama dengan tim guru dari TK Al Fajar dan TK Al Kausar, pada hari Rabu, 23 April 2014 mengadakan studi banding di KB-TK Al Hikmah Gayung Kebon Sari Surabaya. Tujuan dari kegiatan ini adalah, agar 3 sekolah yang berada dibawah naungan IGRA Gugus II ini bisa menerapkan konsep BCCT atau Konsep Sentral.

03-Wakil yayasan memberi arahanSeluruh rombongan diterima oleh salah satu guru TK dan diajak terlebih dahulu ke aula kesekretariatan yayasan Lembaga Pendidikan Islam Al Hikmah. Disini rombongan ditemui oleh Pak Mim dan rekannya yang seorang guru BP-BK. Kemudian peserta diputarkan film profil sekolah Al Hikmah mulai TK – SMA dan promosi Universitas pendidikan Matematika dan Bahasa Inggris gratis untuk mahasiswa pria.

Menurut pak Mim dalam sambutannya yang hangat, mempersilahkan peserta untuk studi banding dengan tangan terbuka dan seluas-luasnya diambi ilmunya. Dan mengharapkan ada guru mau magang 3 hari agar lebih detail dan mendalam dalam belajarnya. Akan tetapi kegiatan magang ini efektif dilakukan setelah tahun ajaran baru masuk.

07-sentra bermain peranKemudian yang lebih lama, peserta studi banding sharing dengan kepala sekolah KB-TK Al Hikmah, ibu Lely yang terlihat sangat berpengalaman selama puluhan tahun didunia pendidikan TK. Beliau banyak terinspirasi oleh pendidikan Jepang yang sudah jelas, terkenal dengan Kemandirian dan Kedisiplinannya. Lebih lanjut bu Lely menjelaskan tentang konsep sekolah Al Hikmah yang tidak terlalu tertarik dengan lomba-lomba yang sifatnya keduniaan dan mengumbar aurat. Seperti lomba fashion, tari dan sejenisnya. Ini sudah menjadi garis kebijakan sekolah.

Dalam menerima murid pun, terkesan tegas, dengan batasan umur yang bisa diterima, kurang 1 haripun dianggap kesiapan belajar anak akan terganggu, beliau tidak mau terima, imbuh Lely yang memegang 2 TK Al Hikmah di jalan Darmo dan Gayung kebonsari ini. Kesepakatan awal dengan orang tua murid tentang sistem dan aturan main sekolah dibicarakan di depan, ibarat beliau salamannya harus jelas. Diperkuat lewat wawancara, parenting dan observasi lain-lain.

09-main pasir06-sentra alamKemudian jelang dhuhur rombongan diajak berkeliling di sekolah, melihat dari luar model sentra yang diterapkan disekolah yang berprinsip, belajar, belajar, belajar dan mengajar, maksudnya hari sabtu, hari libur bagi siswa tapi bukan untuk gurunya, yang terus masuk untuk menerima pembinaan dari yayasan, guru tamu, atau dari antar mereka sendiri.

Tampak beberapa sentra, diantaranya sentra alam, sentra bermain peran kecil dan besar, sentra balok, sentra seni dan beberapa sentra lainnya. Pada kesempatan itu, peserta studi banding diberi kesempatan seluas-luasnya bertanya oleh bu lely, yang mendampingi sepanjang hari. Disekolah ini lengkap ada fasilitas berenangnya, UKS, perpustakaan, wastafel dan lain sebagainya.

Dirasa cukup sekitar pukul 12.00 WIB rombongan berpamitan dan mengucapkan banyak terima kasih atas pelayanannya yang baik dan ramah. Dan dilanjutkan makan siang dan balik ke sekolah masing-masing.

GALLERY PHOTO :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s