33-Ustdah Hani membiarkan anak mengeksplor diriKegiatan ParenThink dan Bazar Karya siswa, secara bersamaan digelar oleh PG-TK Islam Al Kalam, pada hari Selasa, 8 Oktober 2013 bertempat di Kampus I dan Kampus II Al Kalam Kids Islamic Education Center. Acara yang diawali dengan forum pembinaan orang tua (parenthink), dipandu langsung oleh Ustad Achung, selaku Konselor dan Konsultan Sekolah PG-TK Al Kalam. Sembari Parenthink di gelar di gedung I, siswa-siswi PG dan TK sibuk dengan kelompok mereka masing-masing, mengolah aneka jajanan dan minuman siap saji, yang bakal dijual pada orang tua mereka, seusai kegiatan parenthink.

01-Ustad Isa05-Ustadah Fatma03-Wali Murid yang hadir10-Parenting oleh Ustad Achung04-mendengarkan sambutan11-Pembekalan untuk orang tuaDi forum parenthink, acara dibuka langsung oleh Kepala Sekolah, Ustad Isa Ansori, yang menyampaikan tentang komitmen sekolah untuk selalu berinovasi dan berubah, dalam memfasilitasi kenyamanan belajar anak. Beberapa pembenahan, terkhusus di Kampus II, telah dilakukan dengan menghadirkan konsep alam didalam sekolah. pembenahan lokal interior kelas yang colourfull, anak banget serta pemasangan AC dan membuat kamar mandi yang didesain berkelas mewah.

Selanjutnya, Ustadah Fatma, melanjutkan dengan info jadwal sekolah selama satu semester, secara detail apa saja kegiatan yang akan dilakukan, termaktub semua dilembar kalender akademik yang dibagikan kepada seluruh orang tua yang hadir saat itu. Seperti jadwal Renang, Outdoor, Anak harus membawa apa dihari-hari tertentu, penyelenggaraan PHBI dan PHBN, lengkap terpapar di kalender akademik yang sengaja diberikan kepada orang tua, agar orang tua tidak meraba-raba, seperti ungkapan beberapa orang tua, anakku disekolah diajarin apa ya… ama ustadahnya??. Dan saat ini pun orang tua diberi kesempatan untuk bertanya apa saja kepada ustadah Fatma, karena semua biaya kegiatan yang termaktub di lembar kalender akademik tersebut, telah tercover oleh sekolah, tidak ada biaya lagi, tegas Fatma.

Sesi terakhir, merupakan sesi Parenthink, dimana Ustad Achung banyak berpesan kepada orang tua, perihal komitmen inovasi perubahan sekolah yang lebih baik, yang disampaikan oleh Ustad Isa, merupakan bukti bahwa selayaknya anak dipilihkan sekolah yang anak banget, seperti PG-TK Al Kalam ini. Artinya, dunia anak dunia bergerak, bermain, berimajinasi, berani mencoba-coba, berperilaku ‘salah’ dan masih banyak lagi. Sedangkan saat ini, PG-TK Al Kalam telah membuktikan komitmennya untuk mendesain sekolah yang luas, ruang belajar yang luas, sarana pendukung bermain dan belajar yang lengkap, sekolah yang bersih, suasana tenang dan nyaman dengan gemercik suara air, kicauan burung dan pemandangan kolam ikan yang besar, hal ini mampu merangsang imajinasi dan pikiran anak lebih tenang, lebih konsentrasi, fokus dalam semua kegiatan yang disajikan oleh gurunya.

Ustad Achung meyakinkan bahwa anak butuh bergerak bebas, seperti lari, melompat, ndlosor, kejar-kejaran, disini anak-anak tersalurkan eksplorasi gerak kinestetik dan motoriknya, didalam ataupun diluar kelas. Belum lagi, suasana yang bersih, indah dan nyaman, hal ini mampu merangsang siswa menyukai akan kebersihan dan keindahan. Dan yang lebih penting adalah Jaminan Keramahan guru, yang sayang, peduli, perhatian serta tidak membentak dan memarahi anak, menjadi hal utama yang dipertimbangkan orang tua untuk memilihkan sekolah yang terbaik untuk buah hati kita.

17-Kelompok Ustadah Retno???????????????????????????????24-Stand Bee hampir ludes22-Menikmati minuman dari kelas cooking class???????????????????????????????13-Kelompok Ustadah Umu???????????????????????????????Usai parenthink, orang tua langsung bergeser ke gedung I untuk diminta belanja, jajanan dan minuman karya putra-putri mereka, dengan harga yang bervariasi. Seperti Stand Bee, binaan Ustadah Ika dan Hani menyajikan menu favorit, Banana Blits Cibie-Cibie dan Chewy Fruits Salad dengan Harga hanya Rp.7.000, sedangkan Kafe Istana binaan ustadah Retno, menyajikan menu Jasuke (Jagung Susu Keju) dan Ice Bidadari dengan harga Rp. 10.000,- Café binaan ustadah Umu menyajikan menu Ice Rainbow dan Doll Jelly dengan harga paket murah Rp. 5.000. Café Ustadah Ana menjual Donat dan Es Ceria dengan harga Rp. 7.000,-. Dan Café kelas PG menjual aneka menu soup buah binaan ustadah Ifa. Memang ustadah ifa terkesan kerja sendiri, tidak ada yang membantu karena siswanya masih kecil, tidak seperti TK A dan B, yang semuanya membantu ustadahnya berjualan ditiap kelompok mereka masing-masing.

Para orang tua antusias membeli jajanan dan minuman es segar. Rata-rata banyak yang memborong untuk dibawa pulang, karena memang rasa produk jajanan anak mereka lezat dan enak, seperti pisang coklat, Jasuke, Ice Bidadari dan Ice Rainbow menjadi menu favorit yang dibeli orang tua. suasana tampak riuh padat dan beberapa orang tua ada yang langsung menyantap jajanan dan es ditempat. Habis terus tambah beli lagi. Dan tidak lebih dari satu jam, semua stand ludes, Panitia sangat mengapresiasi kesungguhan orang tua dalam menghargai karya anak-anak mereka. Mereka tidak mikir habis uang berapa yang penting anaknya senang, makanannya juga enak, bisa berganti-ganti menu, hal ini juga diungkapkan oleh salah satu orang tua yang tidak mau disebut namanya.

Acara berakhir sekitar pukul 10.30 WIB, dan yang pasti, siswa hari ini belajar banyak tentang jiwa entrepreneur (kewira usahaan) mereka telah mengenal apa itu uang, dengan nominal ribuan, apa itu uang kembali (sosok) saat jualan modal berapa yang keluar, dan setelahnya mendapat untung berapa, dan yang lebih penting mereka mengenal aneka bahan olahan jajanan dan minuman, serta cara mengolahnya seperti mencampur susu dan gula, mengiris atau memotong buah dan roti dan masih banyak lagi.

Semua stand setelah ditanya komentarnya tentang hasil jualannya, hampir semua seragam berkomentar Pokok e ..Alhamdulillah ..UNTUNG BANYAK. Dalam penyajian stand ini, panitia menurunkan Ustad Isa, Achung dan Fatma, untuk menjadi juri penilai stand. Aspek penilaian, keramaian pengunjung, keenakan rasa menu makanan dan minuman, dan keterlibatan anak-anak dalam membantu transaksi penjualan. Dan akhirnya 3 orang juri tersebut, diberikan jajanan dan minuman untuk dicicipi oleh masing-masing stand untuk dinilai. Dan akhirnya diputuskan salah satu stand layak mendapat hadiah piala juara, dan sekitar sebulan kemudian, tepatnya tanggal 11 November 2013, Piala diberikan kepada pemenang saat itu yakni CAFÉ ISTANA binaan Ustadah Retno dengan Jasuke dan Es Bidadarinya mampu menyabet Juara I untuk event kompetisi tahun ini.

GALLERY PHOTO :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s