Outbound TK Al Kalam di ROKSKegiatan Outbound penuh tantangan, diadakan oleh PG-TK Islam Al Kalam Surabaya, pada hari Sabtu, 16 Maret 2013, yang diikuti oleh sekitar 80 siswa beserta guru dan orang tua,  bertempat di Training Center ROLAK OUTBOUND KID SURABAYA (ROKS), dengan dipandu oleh para Ustadah dan Tim Instruktur dari ROKS, yang siap melayani dan mengamankan kegiatan diluar kelas kali ini.

19-Outbound areal???????????????????????????????Peserta berangkat dengan mengendarai Bus Rental FIF dan 4 angkot untuk membawa orang tua murid yang turut mendampingi. Rombongan tiba pukul 08.30 WIB dan segera dikondisikan. TK A bermain game bersama wali kelasnya, Ustadah Ana dan Umu, TK B bermain Outbound, didampingi ustadah Hani dan Erni, sedangkan PG dengan Ustadah Ifa dan Fatma bermain di Areal Outbound yang lain.

Pesertapun mulai bergerak simultan. Untuk  permainan ketinggian, seperti berjalan diatas titian tali dan bambu diingatkan oleh Ustad Achung, selaku koordinator lapangan sekaligus supervisor program kali ini, agar siswa tidak bercanda, tenang, dan konsentrasi pada permainan, karena resiko game tantangan ini termasuk High Risk, bisa terjatuh, tangan terkilir, patah atau, kalau yang jatuh kepala dulu, bisa bocor. Inti penekanan ini disampaikan oleh Ustad Achung dengan bahasa anak-anak, agar difahami dan dimengerti oleh peserta yang rata-rata masih Balita.

04-Tali Titian12-Jembatan jaring laba-labaAnak TK B pun mulai beraksi dengan urutan sesuai nomor antri, satu per satu bergantian melalui Tali Titian, dengan berpegangan pada tali, anak-anak berjalan diatas seutas tali, serunya ya … bergoyang-goyang maju mundur. Setelah melalui Tali Titian, peserta melanjutkan game tahap II, berjalan diatas 2 bambu goyang, mereka harus mampu mengatasi gerakan tidak stabil kedepan-belakang dan samping kiri dan kanan. Tahap III mereka melalui medan Jaring laba-laba yang berlubang. Resiko jika tidak berhati-hati akan kejeglong. Dan Tahap terakhir anak-anak melakukan Flying Fox dengan dipandu oleh Tim dari ROKS. Tampak para ustadah dan tim dari ROKS melayani dan membackup kegiatan kali ini dengan baik.

10-Flying Carpet05-PG beraksi08-Perjalanan lewat BanSedangkan di kelompok TK A, sedang asik bermain Flying Carpet, yaitu permainan kelompok dimana semua kelompok masuk dalam satu karpet (lembaran Dos) dan berpindah menggunakan karpet lainnya, berjalan bersama, hingga titik finish. Lha serunya, ini dilombakan dengan kelompok lain. Jadinya mereka harus cepet-cepetan mencapai finis dalam kebersamaan. Bila kaki keluar dari karpet, pesert harus mengulang dari titik start lagi. Sedangkan di kelompok PG, Ustadah Fatma dan Ifa, bekerja keras, mengajak dan menuntun siswa PG agar mau dan berani melalui tantangan berjalan berpegangan diatas seutas tali, dengan ketinggian yang pendek, dibawah ada pengamanan pasir (safety). Satu persatu anak dituntun dan dipegangi melalui tahapan permainan yang beragam, ada injak ban, ada injak bambu juga jaring laba-laba, serta naik di rumah monyet.

Estafet KelerengKelompok TK B pun setelah bermain outbound mereka bermain game dengan ustadahnya, yaitu bermain Kelereng Estafet. Satu tim berisi 4 anak, mereka berdiri diatas garis start, tengah dan garis jelang finish. Memindahkan kelereng dengan sendok, siapa yang cepat, itu yang menang. Sedangkan PG setelah bermain outbound, mereka bermain bersama ustadah Ifa dan Fatma, memindah air dalam timba dengan media pipa bocor, seru abiz dech.

13-MeluncurMakan siang bersamaPada dasarnya semua peserta melalui dan menggunakan permainan yang ada di ROKS ini. Semua anak  mencoba flying fox. Untuk PG dipandu oleh Ustad Isa dengan digendong langsung dan diseluncurkan. Mengingat keterbatasan waktu, tanpa disadari waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 WIB, peserta harus rehat untuk brake makan siang menu krawu suwir-suwir daging dan telur, berbungkus daun. Wuihh uenaak. Makan sambil bersila diatas tanah alam dikelilingi pohon-pohon yang menjulang, serasa di hutan, yaaa inilah Hutan Kota.

29-wali murid seluncurFoto bersama24-labirin gameSedang asyik-asyiknya makan siang, ternyata banyak ibu-ibu dan bapak wali murid berseliweran diatas pohon meluncur diatas tali besi. Mereka dengan membayar sendiri mencoba wahana permainan tantangan Flying Fox. Tapi sebelum bermain berseluncur, mereka harus naik diatas pohon, lalu bergelantung berpindah ke pohon lain dengan tali ala Tarzan Cross, ya … lucu-lucu, ada salah satu ibu yang mencoba berpegangan dengan tali mau pindah ke pohon Flying Fox, ehh tiba-tiba jeglek kebawah bandul sampe kerudungnya terbuka menutupi wajahnya, untung ada tali pengamannya. Dikira oleh para instruktur ketakutan, eh ternyata malah berani tanpa takut naik lagi  di jaring laba-laba dan melanjutkan flying fox.

Acara diakhiri pukul 10.30 WIB. Sebenarnya masih banyak wahana bermain bagi anak, seperti kotak labirin, engrang, jungkitan dan lainnya yang belum sempat anak-anak permainkan, hanya beberapa anak saja yang mencoba. Mengingat keterbatasan waktu akhirnya dilakukan foto bersama, sebagian anak berganti baju karena sudah berkeringat dan kotor. Hari ini Ustad Isa mengundang beberapa fotographer yang diundang untuk mengabadikan kegiatan outbound kali ini, beberapa ada yang sudah dicetak dan dijual saat anak-anak mau pulang.

GALLERY PHOTO :

3 responses »

  1. ayah maulana bayu says:

    ternyata wali muridnya juga kepingin nyoba flying fox………AAUUUUOOOOOO…….OOO

  2. Yuni wawa tria says:

    Ya iyalah, kapan lagi gitu… Zaman kecil dulu kan belum ada flying fox

  3. ndari says:

    ya itukan ibu2 masa kini ,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s