Fun gathering program TK Alkalam dengan berwisata bersama siswa kelas TK B dengan orang tua dan rguru di Sengkaling dan Selecta Batu Malang, pada Rabu (23/5/2012), diikuti oleh 70 orang dengan mengendarai 2 armada bis. Kegiatan rutin akhir tahun ini, bertujuan untuk bersenang-senang dan berbagi kenangan antar siswa dengan bermain dan bertukar kado.

Seluruh peserta pukul 07.00 WIB telah berkumpul di Balai DIKLAT Pemprov Jatim dan selang tidak lama, Bus Pariwisata Damri meluncur menuju Malang. Panitia (sekolah) sudah menyiapkan agenda acara mulai didalam bus sampai tiba dan pulang nantinya. Dan ketika didalam bus, panitia terbagi menjadi dua, di bis I ada ustad Isa didampingi Ustadah Uci, Icha, Fiti, dan Erni, sedang di bus II ada Ustad achung didampingi oleh Ustadah Fatma, Ifa, Ana dan Hanifa. Sebelum berangkat Ustad Isa dan Achung masing-masing memimpin doa didalam bis.

Sepanjang perjalan masing-masing bis diadakan acara nyanyi karaoke bersama mulai dari lagu anak-anak sampai lagu tembang lawas untuk orang tua. suasana tampak ceria, membaur antara guru, siswa dan orang tua. beberapa guru asyik merias wajah anak dengan tampilan ala Vampir, Badut, Kucing dan Jeng Kelin, hingga tak terasa bus memasuki kawasan Sengkaling. Ustad Isa sesaat mengatur pembelian tiket dan tidak lama rombongan memasuki pintu masuk dan berbaris dihalaman sembari mendengar Instruksi dari Ustadah Fatma dan Ustadah Icha yang dibantu dengan wali kelas masing-masing.

Sebelum anak-anak turun main, mereka berkumpul dulu untuk dipandu oleh guru mereka dengan membuat yel-yel kelompok sesuai peran muka mereka, yang kayak Badut, Vampir, Kucing dan Jeng Kelin. Lalu mereka dalam kelompok, berlomba menjadi juara dalam game All in One Sarung dan Obat Nyamuk, sebelum berlomba para ustadah memperagakan cara bermainnya dulu, dan dalam uji coba game yang diperankan ustadahnya, tampak lucu sekali, penuh tantangan dan butuh kehati-hatian dan kepedulian. Manakala mulai dilombakan, seluruh kelompok berjalan ala semut secara bersama yang terikat dalam sarung. Dalam pertandingan ini dimenangkan oleh Kelompok Chibi-Chibi dan Badut.

Berikutnya dipermainan kedua, orang tua juga terlibat, mereka bermain Obat Nyamuk yang dipandu langsung oleh ustad Achung, setelah masing-masing kelompok bergandengan antara ibu dan anak secara berseling, ujung gandengan diminta tetap diam, ujung yang lain diminta mengitari ujung yang diam, dan berputar terus bak obat nyamuk, setelah berangkulan semua secara rapat, pertandingan dimulai dengan bergerak perlahan menuju titik finish, pesertapun bergegas sampai ada yang terseret, tertindih dan roboh ketika mencapai finish. Suasana seru penuh keceriaan tampak kala itu. Permainan ditutup dengan makan bersama nasi kotak yang dipersiapkan dari Surabaya.

Selanjutnya acara bebas diberikan penuh kepada orang tua untuk menjaga putra-putrinya tapi tetap terbagi dalam 2 kelompok besar, yang diarahkan untuk bermain bom-bom car dan naik perahu, hal ini ditujukan untuk konsumsi dokumentasi film dan fota agar tidak menyebar semburat. Setelah bergantian tiap orang tua dan anak naik bom-bom car, rombongan berpindah untuk menaiki perahu boat berwisata air. Setelah selesai, anak-anak bebas bermain dengan naik kuda putar, mobil putar, pesawat putar, kincir angin, jungkat-jungkit dan lain-lain. Moment ini diabadikan oleh ustad Achung dan ustad Isa dengan foto dan video kamera.

Setelah selesai, sekitar pukul 13.00 rombongan sudah kembali ke bis, dan melanjutkan perjalanan ke Selecta, yang tidak jauh dari Sengkaling. Sekitar 20 menit, bis telah memasuki kawasan Selecta dan melihat kolam ikan hias besar-besar dipintu masuk lokasi. Setelah tiket sudah dibeli, seluruh peserta fun gathering langsung berkumpul dihalaman dekat kolam renang dan dilakukan seremoni tukar kado, yang dipandu lagi oleh ustad Achung.

Anak-anak diminta berdiri bergandengan membuat lingkaran besar, dan ditengah lingkaran tiap anak mulai menaruh kadonya yang terbungkus dengan kertas Koran atau kertas coklat. Kemudian dihitung oleh ustadah Erni dan Ustada Ana, antara jumlah kado dan jumlah anak, dan ternyata pas, anak-anak sudah bisa memulai permainan dengan satu persatu maju mengambil kado yang bukan miliknya sesuai dengan abjad huruf yang ditentukan oleh ustad Achung mulai nama yang berabjad Z, Y, W … sampa A, B, C … dan seterusnya.

Dan setelah semua dapat kado, yang berupa tas ransel, tepak, buku, kaos, boneka, robot, mobil-mobilan, tapi yang seru ketika Ferdi, anak yang bertubuh tambun ini memperoleh hadiah baju perempuan, mmm.. bingung jadinya si Ferdi, apalagi ibunya, mau dipake sendiri pastinya tidak cukup, jadinya beberapa orang tua dan guru ger-geran nggojlogi si Ferdi yang tampak malu. Tapi syukurlah ada salah satu teman perempuan Ferdi, yang Ibunya berkenan dan rela menukar hadiah kaosnya putrinya dengan ditukar baju perempuan tadi. Dan semuanya berakhir happy ending.

Dan sekitar pukul 14.00, acara dibebaskan penuh hingga kembali ke bis jam 16.00 WIB. Semuanya berlari menuju kolam renang, dengan diawasi oleh orang tua mereka dan petugas kolam. Setelah menikmati aneka permainan dan fasilitas bersenang-senang, beberapa orang tua ada yang mulai memandikan anaknya dan menikmati makan bakso, mie dan lain-lain. Rombongan meninggalkan selecta pukul 16.00 dan langsung menuju pandaan di Masjid Cheng Hoo untuk sekedar berbelanja dipasar Pandaan atau Bakpo Telo. Tiba di Surabaya sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung pulang sendiri-sendiri.

GALLERY PHOTO :

One response »

  1. wah permainan apa y ustadzh ko kyaknya seru pake sarung?????????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s