Kegiatan belajaran diluar sekolah atau yang dikenal dengan outdoor program, khusus untuk siswa kelas PG dan TK A, hari ini senin, 14 Mei 2012 di Pabrik Es Krim Campina Rungkut Industri II diikuti oleh sekitar 40 siswa dan ustad/ah pendamping serta beberapa orang tua. Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan wawasan konkrit tentang sejarah dan cara pembuatan serta pengemasan es krim yang selama ini mereka tahu dan mengkonsumsinya, diharapkan mereka lebih memahami dan tahu siklus tentang proses pembuatan es krim mulai dari bahan mentah yang diolah dan diproduksi serta didistribusi dari pabrik sampai ke Mall, Swalayan atau Mini Market.

Pagi itu hujan turun gerimis sehari penuh mengguyur kota Surabaya, sekitar pukul 07.00 WIB rombongan peserta outdoor siap meluncur dengan mengendari 4 armada angkot menuju kawasan Rungkut Industri, tepatnya di Perusahan dan Pabrik Es Krim Campina. Sekitar pukul 09.00 WIB rombongan tiba dan dan langsung disambut oleh 2 Staf Humas, Ibu Anis Watul Laily ditemani dengan Ibu Indri.

Ibu Anis langsung mengucapkan salam dan sambutan serta perkenalan dilanjutkan dengan kegiatan pengenalan tentang ruang pendingin (freezer). Disini anak-anak diwajibkan mengenakan jas tebal untuk mengurangi rasa dingin yang mencapai suhu – 70C. disini pintu masuk otomatis bergerak sendiri turun naik, difungsikan untuk mengatur siklus udara dingin agar proporsional dengan udara luar. Tampak embun putih tebal yang dingin langsung menyelimuti anak-anak, sesaat sambil dijelaskan beberapa ruang lebih dalam yang katanya diruangan pendingin es krim sampai mencapai 20-300C. tapi anak-anak tidak diperkenankan masuk karena pasti tidak kuat.

Kemudian rombongan turun dan dipandu menuju kantor yang sekaligus menjadi museum alat-alat manual pembuatan es krim, dan didalamnya juga ada Home Theathre yang disekaligus dipakai sebagai ruang presentasi untuk memutar film tentang sejarah perusahaan es krim campina. Ibu Anis dan Ibu Indri terus melayani dan memandu anak-anak untuk tertib memasuki ruang tersebut yang dinamai Blue Jack Training Room. Nama Blue Jack diambil dari seorang ksatria yang tampan, tinggi, kuat dan berani. Maka nama ini menjadi salah satu nama produk es krim yang memiliki varian bermacam-macam.

Awal slide ditampilkan tentang Berdirinya pabrik, sejak 22 Juli 1972 (sudah berusia 40 Tahun) diprakarsai oleh pemiliknya yang bernama Bapak Darmo Hadi Pranoto, seorang wirausahawan sukses asli Arek Suroboyo. Seluruh investasi Perusahaan Campina murni milik orang Indonesia Asli tidak ada investor asing, ungkap Ibu Anis. Penyampaian materi ini tentu disampaikan secara santai dan interaktif serta banyak melempar pertanyaan kepada anak-anak agar aktif juga menjawab atau berkomentar. Seperti “es krim itu dimakan atau diminum?” jawab anak-anak “dimakan” secara serentak. “ya benar” jawab Ibu Anis.  Lebih lanjut dikenalkan bahan mentah es krim yang terdiri dari Susu, Gula, Lemak dan Tambahan lain yang yang diijinkan, diantaranya buah. “buah apa saja yang adik-adik tahu?” dasar anak-anak TK Al Kalam dikenal pintar-pintar, secara bersahutan mereka menjawab, “Strawberri, Jeruk, Anggur, Coklat dan Melon”. (ada gambarnya di slide).

Bu Anis kembali bertanya : “Siapa yang tidak suka es krim?” tidak ada yang menjawab, hanya satu siswa yang berani menjawab, yaitu Salsa : “Saya tidak boleh mama”, “kenapa”, Tanya Bu Anis. “Karena aku nanti batuk”. Ustadah hanya geleng-geleng kepala dan bangga ada siswanya yang berani polos. “Ohh gitu.” Terus dilanjutkan dengan kandungan es krim yang terdiri dari adanya, protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan Kalsium. Yang fungsinya vitamin untuk kekebalan, Kalsium untuk kekuatan gigi dan tulang agar anak cepat tinggi. Dan karbohidrat, protein dan lemak untuk energi dan kekuatan badan agar sehat dan kuat. Tutur Anis menambahkan.

Slide diganti dengan gambar cewek artis campina, “siapa ini?, ada yang kenal?” anak-anak tidak tahu dan dijelaskan bahwa ini adalah kak Nikita Willie, sebagai artis produk campina. Dan terakhir promo produk kenapa adik-adik harus pilih campina?, karena bahan-bahannya alami, bersertifikasi halal, mendapat banyak penghargaan dan terstandarisasi oleh ISO. Ada pula ditunjukkan gambar figure idola anak si Blue Jack tokoh kuat, tinggi, tampan dan berani tadi.

Anak-anakpun ditunjukkan jenis-jenis Ice Cream produk Campina, diantaranya, Concerto yang banyak rasa, Tropicana, Bazzoka yang digigit bunyi “krek”, Hula-Hula dan ada produk literan berupa Ecopack. Dan terakhir produk mutakhir Campina yang belum ada dipasaran Es Krim manapun yaitu produk es krim dari bahan kacang kedelai dengan nama, Luve Litee yang tanpa lemak, tidak bikin gemuk, cocok untuk orang yang vegetarian, harganya pun murah isi 110 mili liter Rp. 8.000,-. Dan ini baru 1 bulan di launching, langsung disambut oleh pasar, tutur Anis.

Dan terakhir baru ditunjukkan filmnya, dan para guru baru tahu si pemilik campina yang biasa dipanggil Pak Pranoto melalui foto-foto dan penuturan secara naratif dari film. Proses produksi yang higienis, semua pegawai punya standar masuk ruang steril harus cuci tangan, mengenakan sepatu boot khusus, masker dan penutup kepala agar bakteri dan virus tidak berkembang diruang produksi yang sangat steriil dan bersih.

Acara dilanjutakan dengan tour keliling kantor, laboratorium dan terakhir di ruang perjamuan makan ice cream, yang dipenuhi poster gambar produk dan varian jenis es krim Campina. Disini setiap anak mendapat satu persatu dimulai dari anak-anak tertib dan diam terlebih dulu. Maka ditunjuklah Tedi, Vira dan Rafi sebagai penerima es krim pertama dan khusus diberikan oleh Ibu Anis yang berambut panjang bersabuk sound speaker dengan terlilit mic di lehernya. Tak lupa seluruh pendamping seperti Ustad Achung, Ustadah Fatma, Icha, Uci, Ana, Erni, Ifa, Hani dan Fiti mendapat pula satu persatu. Dan sebelum acara tour keliling pabrik usai, anak-anak diberi stiker dan buku Campina Kids Club yang isi diantaranya adalah pemecahan rekor membuat es krim cone tertinggi se Indonesia, dengan ukuran 5,3 meter bercorak Sponge Bob, Icon film kartun kesenangan anak-anak.

Terakhir berpamitan pulang, dan berkumpul di stand penjualan es krim diluar, sebagai ucapan terima kasih Pihak Sekolah memberikan Kue Tart 2 box dan sebagian orang tua dan anak membeli es krim untuk dimakan ditempat dan dibawa pulang untuk oleh-oleh. (@)

GALLERY PHOTO :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s