Parenting education yang diadakan bersamaan dengan waktu rapotan kelas TK B yang segera lulus melanjutkan sekolah dasar, pada hari Rabu (15/6/11) mengundang Ustad Achung selaku konsultan sekolah PG/TK Islam Al Kalam. Kegiatan yang diadakan di aula pelataran sekolah dihadiri oleh seluruh orang tua murid TK B. sedangkan para ustadah disibukan dengan persiapan penyerahan rapot di kelas, dan sebelum acara dibuka, audien diputarkan film Wisata Sengkaling dan Selecta.

Acara dibuka oleh ustad Isa sekaligus memberikan sambutan hangat kepada orang tua yang hadir, sambil memperkenalkan ustad Achung untuk kesekian kalinya, setelah bersama berwisata sebagai ajang pelepasan siswa di Sengkaling dan Selecta. Ustad Isa menjelaskan tentang peran ustad achung akan lebih banyak membantu di aspek pembinaan guru dan pengembangan pelayanan pendidikan yang ramah anak serta penerapan mutu sekolah berbasis Information  kolah serta pengembalian sarana dan prasarana belajar siswa selama bersekolah. Tak lupa ustadah fatma mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan yang selama ini diberikan kepada sekolah. Dan berharap besar alumni PG/TK Islam Al Kalam bisa tampil mandiri cerdas dan berakhlak mulia.

Dan terakhir pemberian materi singkat untuk parenting education, Ustad Nasrul Huda yang biasa dipanggil Ustad Achung memberikan bekal kepada orang tua seputar anak itu unik. Tak satupun dari anak kita sama dengan anak-anak di seluruh penjuru dunia. Itu menjadi fitrah yang tak bisa dibandingkan antara anak kita dengan anak teman kita. Ibaratnya jika kita lihat anak kita tidak bisa diam dan banyak tingkah, identik kita melabeli dengan anak nakal. Tapi bayangkan jika seorang ibu lagi masak didapur sambil mengasuh anak balitanya sambil berkata : “duduk diam disitu ya nak!” lantas anak menurut dan duduk diam disitu selama 2 jam. Apakah anda suka dengan tipe anak tersebut?!.

Ditengah memberikan materi Ustad Achung juga memberikan ice breaker berupa senam otak yang menggerakkan tangan kanan dan kiri bersamaan berselang seling, guna melancarkan penggunaan otak kanan yang jarang distimulasi. Padahal dari sini, kita bisa tahu kecerdasan anak kita ada pada kinestetik, interpersonal, visual, musical atau lainnya. Secara detail ustad achung merinci tentang fungsi dan kecenderungan anak yang dominan menggunakan otak kiri, kanan atau imbang keduanya.

Anak yang cenderung terbiasa aktif motorik kanannya akan mengaktivasi otak kiri yang berisi kecenderungan berfikir praktis, logis, detail, faktual, realita, kekinian dan masa lalu, suka dengan kata dan bahasa dan cenderung cari aman dan nyaman. Kebalikan dari itu anak yang aktif otak kanannya maka kecenderungan berfikirnya menggunakan perasaan, melihat secara global, berfikir imajinatif, suka dengan symbol dan gambar, kekinian dan esok, religious, suka berfantasi atau bermimpi, tidak praktis dan tidak takut mengambil resiko.

Diakhir penyampaian ustad Achung menawarkan diri kepada hadirin bagi mereka yang berkenaan konseling tentang tingkah laku anaknya atau apapun seputar anak, bisa langsung dilayani diruang terapi setelah pengambilan rapot di wali kelasnya. Serentak orang tua memasuki kelas putra putrinya dan menerima laporan dari guru masing-masing. Untuk kelas besar ada Ustadah Indah dan Ana dan untuk kelas kecil dan PG ada ustadah  Fatma dan Uci serta Atin. Untuk penyelesaian pembayaran langsung ke ustadah Iis selaku TU dan Keuangan. (@)

GALLERY PHOTO :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s